Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 1)

Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 1) - Hello Bro and Sis okeasuransi, In the article you are reading this time with the title Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 1), We have prepared this article well for you to read and take information in it. hopefully the contents of the post Article Insurtech, what we write you can understand. Alright, happy reading.

Title : Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 1)
link : Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 1)

Read also


Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 1)

Teknologi kini masuk ke sektor asuransi. Teknologi membawa kekuatan inovasi yang akan membawa perubahan sebagaimana kita lihat pada industri perbankan dengan munculnya fintech (financial technology). 

Fintech biasanya diawali sebagai perusahaan start-up yang mencoba untuk memberi warna dalam sektor perbankan. Mereka mendobrak perbankan tradisional dengan memberikan biaya admin yang lebih rendah, meniadakan kebutuhan kantor cabang, dan menggunakan website ataupun aplikasi untuk melakukan transaksi. Dengan mengembangkan produk inovatif dan melakukan digitalisasi, Fintech mulai mengambil dominasi bank tradisional.

Pola yang sama akan terjadi pada industri asuransi. Insurtech mengambil kesempatan untuk mengambil peluang pasar dengan teknologi. Sebagaimana Fintech, Insurtech dapat memperluas inovasi melalui berbagai sektor dan menciptakan berbagai keunggulan kompetitif. Masyarakat semakin mengharapkan proses pembelian asuransi secara mudah dan proses pengajuan klaim yang cepat. Tidak hanya itu, Insurtech diharapkan dapat menciptakan produk inovatif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


Lahirnya Insurtech

Sudah beberapa tahun, Insurtech mewarnai industri asuransi. Berdasarkan data CB Insight, insvestasi terhadap insurtech dimulai pada tahun 2011 sebesar $140 juta. Nilai ini meningkat menjadi $270 juta pada tahun 2013. Di tahun yang sama, beberapa insurtech sukses mendapatkan pendanaan dari berbagai investor. Investasi rata-rata perinsurtech sebesar $5 juta di tahun 2011 menjadi $22 juta di tahun 2015. 

Sebuah analisis dari database Panorama Insurtech dari geografi pendirian perusahaan menunjukkan bahwa meskipun AS telah menjadi pasar perintis untuk insurtech, sekarang hanya 46 persen perusahaan yang berkantor pusat di wilayah dengan yang lain 40 persen berbasis di EMEA. Setelah AS, Inggris dan kemudian Jerman adalah rumah  dari sebagian besar perusahaan insurtech. Wilayah Asia Pacific hanya menyumbang 14 persen dari insurtechs tetapi diharapkan menjadi wilayah dengan pertumbuhan tercepat di masa mendatang. Insurtech aktif di semua  produk asuransi dan lini bisnis, dengan konsentrasi di bisnis P&C dan di area pemasaran dan distribusi value chain (Gambar 1).






That's the article Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 1)

That's it for the article Insurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 1) this time, hopefully can be useful for all of you. well, see you in another article post.

You are now reading the articleInsurtech: ancaman yang menginspirasi (bagian 1) with link address https://www.okehub.com/2021/08/insurtech-ancaman-yang-menginspirasi_87.html